Riwayat singkat Tuan Sorba Dijulu

Kutip : Buku Tarombo Parna

Masih terkait dengan kesibukan Tuan Sori Mangaraja mengobati orang yang membutuhkan pertolongan, hingga beliau berkelana dari kampung yang satu ke kampung lainnya. Menyebabkan beliau kurang memperhatikan ketiga rumah tangganya, bahkan jarang menetap disalah satu rumah. Sehingga masyarakat sekitar tidak tahu akan keberadaan Tuan Sori Mangaraja selaku kepala keluarga pada ketiga rumah tangganya. Yang diketahui oleh masyarakat sekitar adalah Nai Ambaton, Nai Rasaon dan Nai Suanon. Kemanapun Si Ambaton, Si Rasaon dan Si Suanon pergi, bila ada yang bertanya itu anak siapa ?.
Diantara mereka akan menjawab anak Nai Ambaton, anak Nai Rasaon dan anak Nai Suanon. Sehingga, makin lama sebutan itu semakin populer dikalangan masyarakat dan akhirnya menjadi panggilan sehari-hari hingga melekat untuk selamanya. Si Ambaton dipanggil Nai Ambaton, Si Rasaon dipanggil Nai Rasaon, Si Suanon dipanggil Nai Suanon. Sebutan terhadap ibu ketiga anak dimaksud melekat kepada diri masing-masing yang akhirnya seolah-olah menjadi nama mereka.
Dengan demikian, genaplah nama yang dipangku Tuan Sorba Dijulu beserta kedua adiknya sebagai berikut :
1. Si Ambaton , digelari Tuan Sorba Dijulu disebut Nai Ambaton
2. Si Rasaon, digelari Tuan Sorba Dijae disebut Nai Rasaon
3. Si Suanon, digelari Tuan Sorba Dibanua disebut Nai Suanon.

Postingan populer dari blog ini

Boru Panggoaran (Anak perempuan pembawa nama orang tua)

Si Buruk Rupa