Postingan

Menampilkan postingan dengan label KRISTIANI

Part 8 Sharing Menggunakan Mantilla

Gambar
Hai teman-teman muda, perkenalkan nama saya Priska Ariesta. Saya mau sedikit berbagi pengalaman saya mengenakan Mantilla. Dan inilah sharing aku iya teman-teman. Jadi awalnya aku tahu mantilla dari salah satu pewarta wanita dari Jakarta yang datang ke Bandar Lampung dalam salah satu acara kegiatan rohani. Awalnya bertanya-tanya apa yang di gunakan di atas kepala nya dan di dalam kegiatan tersebut dia menjelaskan bahwa yang ia pakai itu di sebut dengan mantilla.  Singkat cerita aku mulai cari tahu apa itu mantilla dan kenapa di gunakan.  Ternyata mantilla adalah kain penutup kepala/kerudung yang di gunakan dalam perayaan misa atau sakramen mahakudus. Selain itu mantilla ternyata dahulu nya di gunakan bagi setiap wanita yang ke gereja dan sekarang pun di beberapa negara tradisi tersebut masih menggunakan seperti di Korea salah satu negara yang masih menghidup tradisi gerejanya ini. Singkat cerita tahun 2016 kita anak anak Orang Muda Katolik Ratu Damai Lampung mendapat tugas koor...

Part 7 Sharing Menggunakan Mantilla

Gambar
Anna Elissa, OP Saya telah setia dengan kerudung Misa. selama kurang-lebih tiga tahun. Kebanyakan orang tidak berkomentar, tetapi mereka yang didorong oleh rasa keingintahuan yang positif kemudian bertanya: “Mengapa?” Ya, mengapa saya akhirnya memutuskan untuk mengenakan kerudung Misa? Bukankah itu praktek yang sudah tua, sudah ketinggalan zaman, dan tidak diharuskan lagi setelah disahkannya Hukum Kanonik tahun 1983? Di sini saya tidak akan membahas kontroversi mengenai harus atau tidaknya mengenakan kerudung Misa pada masa ini. Bagi saya, tidak diwajibkannya kerudung Misa justru memperkuat alasan kita untuk mengenakannya atas dasar kasih kepada Yesus dalam Sakramen Mahakudus. Kasih lahir dari kehendak bebas, dan kini banyak wanita yang dengan bebas memilih untuk berkerudung Misa. Alasan mengapa saya berkomitmen mengenakan kerudung Misa berkembang seiring bertambahnya pengetahuan teologis saya, dan juga tidak lepas dari awal mula saya berkenalan dengan sepotong kain ini. Waktu itu tahu...

Part 6 Sharing Menggunakan Mantilla

Gambar
Oktaviani Dalam nama Tuhan Yesus, perkenalkan saya Oktaviani. Saya akan membagikan pengalaman saya selama menggunakan mantilla.  Awalnya saya merupakan seorang anggota putri altar, hingga beberapa tahun saya menjadi putri altar saya dipertemukan dengan seorang teman yang mungkin mengajari saya untuk menjadi putri altar yang lebih baik lagi. Selama tahap pembelajaran teman saya mengusulkan agar di paroki kami menggunakan mantilla. Dari tahap tersebut kami berjuang agar mantilla tersebut bangkit kembali di  dalam Gereja Katolik tapi di mulai dengan para putri altar. Kami menyampaikan niat kami hingga ke uskup agar di setujui dengan syarat kami dapat menjaga hal tersebut. Dan Puji Tuhan kami para putri altar diperbolehkan untuk menggunakannya.  Dari pengalaman tersebut saya mendapat hal baru, saya tau berjuang menggunakan mantilla itu bagaimana. Sebenarnya awalnya saya menggunakan mantilla adalah disuruh teman saya tadi, tapi saya selalu berkata "saya belum siap" di benak sa...

MANTILLA CHALLENGE (KERUDUNG MISA YANG DIGUNAKAN OLEH PEREMPUAN KATOLIK)

Gambar
Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung? (1 Korintus 11:13) . . Mantilla adalah tudung atau kerudung yang biasa dipakai perempuan Katolik saat perayaan Ekaristi atau upacara liturgi lain. . Penutup kepala bagi perempuan ini merupakan ungkapan iman atau devosi pribadi. . . . Kamu wanita katolik? Rindu berdevosi pribadi? . Yuk bermantilla 😇 In frame/instagram: @deasyhandayanipurba @era_sitanggang @verenararakuputri  @alind_chris  @veronica_teye  @fransiska_anna911  @ulisidebang @niagandasinaga  @agnesveronikasilangit  @m.phutri . ❤️❤️❤️❤️ . . #mantilla #mantillachallenge #katolik #orangmudakatolikindonesia #orangmudakatolik #ladyinwaiting

Jangan Takut

2 Timotius 1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Yang namanya hidup… ada banyak ketakutan dan kekhawatiran kita dalam berbagai bentuk.  Cobalah sejenak merenungkan dan catatlah 5 hal yang menjadi ketakutan kita ! 1. . . . . . . . . . 2. . . . . . . . . . 3. . . . . . . . . 4. . . . . . . . . . 5. . . . . . . . . . Apa yang kita lakukan dengan ketakutan kita? • Melupakannya? • Pasrah saja? • Memikirkannya dalam-dalam? • Menceritakan kepada teman dan meminta nasihat? • . . . . . . . . . .? Tuhan memahami segala bentuk ketakutan kita dan peduli dengan itu. Oleh karena itu Dia memberi kekuatan. Rasa takut dapat merusak fisik kita juga. Ada banyak penyakit yang tidak disebabkan oleh bakteri atau virus, tetapi oleh rasa takut.  Pada saat muncul rasa takut, ada perasaan menusuk-nusuk diri kita. Sering seperti bola salju bergulir menggelinding… rasa takut dalam satu hal memicu ketakutan lain sehingg...

MENIKMATI FIRMAN

Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. (2 Petrus 3:18). Saat-saat yang paling menyenangkan adalah ketika kita bersekutu dengan Firman. Firman Tuhan adalah segalanya; Firmanlah yang kita butuhkan supaya kita menjadi apa yang Tuhan telah tetapkan atas hidup kita. Setelah datang kepada Kristus, kita harus memiliki keinginan kuat untuk tumbuh dalam roh kita, dan pertumbuhan rohani hanya melalui Firman. Sama seperti bayi yang baru lahir yang diberi makanan alami untuk meningkatkan pertumbuhan dan kesejahteraannya, demikian juga Tuhan mengharapkan kita diberi makan melalui Firman. Alkitab berkata, “Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.” (1 Petrus 1:23). Kita dilahirkan dari Firman. 1 Petrus 2:2 mengatakan, “Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahi...